Berita tentang penangkapan Rudi Rubiandini
Mantan Kepala Satuan Kerja Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas
Bumi (SKK Migas) Rudi Rubiandini kerap diberikan uang dari koleganya
melalui pelatih golfnya, Deviardi.
Atas hal itu, Rudi mengaku
sempat ingin berkonsultasi dengan Ketua KPK Abraham Samad. Namun, hal
ini gagal terlaksana karena dirinya keburu tertangkap tangan oleh KPK.
"Saya
kirim surat ke Abraham Samad karena masalah ini saya ingin bertemu.
Saya gundah. Namun, itu (bertemu Abraham) belum terjadi," kata Rudi
ketika bersaksi untuk terdakwa kasus dugaan suap SKK Migas, Simon G
Tanjaya, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Kamis
(28/11/2013).
Rudi membantah uang yang diberikan Deviardi
merupakan suap agar ia menyalahgunakan jabatannya selaku Kepala SKK
Migas. Rudi mengaku selalu menolak pemberian Deviardi, yang akrab disapa
Ardi itu.
"Ardi bilang, 'Pak ini clean and clear. Ada orang ingin berterima kasih pada bapak'," kata Rudi menirukan ucapan Ardi saat itu.
Rudi
mengatakan, sejak awal menjabat di SKK Migas, ia sudah mendapat
informasi bahwa anggota Komisi VII kerap meminta THR pada SKK Migas.
Namun, keterangan Rudi berbeda dengan Ardi. Menurut Ardi, beberapa uang
yang diterimanya karena diminta oleh Rudi.
Dalam kasus ini, Rudi
dan Deviardi ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK. Rudi diduga
menerima suap dari Komisaris PT Kernel Oil Private Limited, Simon,
sebesar 200.000 dollar Singapura dan 900.000 dollar AS melalui Ardi.
Pemberian
uang tersebut dilakukan agar Rudi Rubiandini menggunakan jabatannya
untuk melakukan perbuatan terkait pelaksanaan lelang terbatas minyak
mentah dan Kondensat Bagian Negara di SKK Migas.
Hal ini di
antaranya ialah agar ia menyetujui Fossus Energy Ltd sebagai pemenang
lelang terbatas Kondensat Senipah Bagian Negara pada 7 Juni 2013 untuk
periode bulan berikutnya, dan menyetujui kargo pengganti minyak mentah
Grissik Mix Bagian Negara untuk Fossus Energy Ltd periode Februari-Juli
2013
Ia juga diharapkan menggabungkan lelang terbatas Minyak
Mentah Minas/SLC Bagian Negara dan Kondensat Senipah periode Agustus
2013. Selain itu, Rudi juga diminta menyetujui Fossus Energy Ltd sebagai
pemenang lelang terbatas Minyak Mentah Minas dengan Kondensat Senipah
Menurut saya berita diatas pers sudah memenuhi tangguang jawabnya dalam menyiarkan berita berita yang ada karena didalam berita tersebut isinya seimbang karena disana mendapatkan keterangan dari Rudi Rubiandini dan Ardi (Deviardi)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar